Parapat, sebuah kota wisata yang terletak di tepi Danau Toba, Sumatera Utara, baru-baru ini mengalami bencana banjir bandang yang mengakibatkan kerusakan signifikan. Kejadian ini tidak hanya mempengaruhi kehidupan warga setempat tetapi juga menimbulkan keprihatinan bagi masyarakat luas. Selain merusak infrastruktur, bencana ini juga berdampak pada sektor ekonomi dan pariwisata. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami situasi terkini dan upaya pemulihan yang sedang dilakukan, serta bagaimana kita dapat berperan aktif dalam membantu meringankan beban para korban melalui zakat, infaq, dan sedekah.
Banjir bandang terjadi akibat curah hujan yang tinggi selama beberapa jam di wilayah Parapat dan sekitarnya. Pada Minggu, 16 Maret 2025, hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak siang hingga sore hari. Akibatnya, aliran air yang deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu dari daerah perbukitan ke pemukiman warga dan jalan utama. Fenomena ini diperparah dengan sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air yang tinggi, menyebabkan luapan air dan longsoran di beberapa titik.
Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara, banjir bandang menyebabkan lebih dari 55 rumah mengalami kerusakan, beberapa di antaranya mengalami rusak berat. Selain itu, akses jalan utama yang menghubungkan tiga kabupaten/kota di sekitar Danau Toba sempat lumpuh akibat material lumpur dan puing-puing yang terbawa banjir.
Sumber: Kompas
Sebagai salah satu destinasi wisata utama di Sumatera Utara, bencana ini berdampak besar terhadap perekonomian setempat. Beberapa dampak utama dari banjir bandang di Parapat meliputi:
Baca Juga: “SUBUR” Sedekah Subuh Berkah & Makmur
Pemerintah daerah bersama BPBD, TNI, Polri, serta relawan dari berbagai organisasi telah melakukan berbagai langkah dalam penanganan darurat dan pemulihan pasca-banjir. Upaya yang telah dilakukan antara lain:
Baca Juga: Jadwal Adzan Subuh Hari Ini Maret 2025 – Jangan Sampai Kesiangan Sahur!
Sebagai masyarakat yang peduli, kita dapat berkontribusi dalam upaya pemulihan ini melalui zakat, infaq, dan sedekah. BAZNAS Kota Sukabumi siap menyalurkan bantuan Anda kepada mereka yang membutuhkan. Dengan menyalurkan donasi melalui BAZNAS, Anda turut serta meringankan beban saudara-saudara kita di Parapat yang terdampak bencana.
Banjir bandang yang melanda Parapat telah menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur, pemukiman, dan sektor pariwisata. Upaya pemulihan sedang berlangsung, dan peran serta kita dalam memberikan bantuan sangat dibutuhkan. Dengan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi, kita dapat membantu meringankan beban para korban dan mendukung proses pemulihan di Parapat.
Ayo, salurkan donasi Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi dan bantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Parapat!