BAZNAS
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Program
    • Laporan
    • Kontak Kami
    • Pengaduan
  • PPID
  • Layanan
    • Rekening Zakat
    • Kalkulator Zakat
    • Konfirmasi Donasi
    • Channel Pembayaran
    • Jemput Zakat
  • Kabar
    • Semua
    • Artikel
    • Cerita Aksi
    • Press Release
  • Donasi
    • Kemanusiaan
    • Kesehatan
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Dakwah
  • ZAKAT
  • INFAK
  • FIDYAH
BAZNAS
  • Infak
  • Zakat
  • Fidyah
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Program
    • Laporan
    • Kontak Kami
    • Pengaduan
  • PPID
  • Layanan
    • Rekening Zakat
    • Kalkulator Zakat
    • Konfirmasi Donasi
    • Channel Pembayaran
    • Jemput Zakat
  • Kabar
    • Semua
    • Artikel
    • Cerita Aksi
    • Press Release
  • Donasi
    • Bantuan Sosial
    • Tunaikan Sedekah Terbaikmu Hari Ini

BAZNAS Kerahkan Tim Respons Bencana untuk Bantu Warga Terdampak Gempa NTT

18 Aug 2026
Cerita Aksi
BAZNAS Kerahkan Tim Respons Bencana untuk Bantu Warga Terdampak Gempa NTT

NUSA TENGGARA TIMUR — Gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) menimbulkan dampak serius bagi masyarakat. Hingga laporan penanganan bencana yang diperbarui pada Senin, 17 Agustus 2026, tercatat 54 orang meninggal dunia dan 199 orang mengalami luka-luka. Bencana tersebut juga berdampak pada tujuh kota/kabupaten dengan jumlah 1.528 kepala keluarga atau 9.963 jiwa terdampak, sementara 2.403 rumah mengalami kerusakan.

Berdasarkan Situation Report (Sitrep) Respon Bencana Gempa Bumi Nusa Tenggara Timur yang diterbitkan BAZNAS, pusat gempa berada sekitar 30 kilometer di timur laut Mbay, Nagekeo, NTT. Data tersebut merujuk pada informasi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 16 Agustus 2026.

Besarnya dampak yang ditimbulkan membuat penanganan terhadap masyarakat terdampak membutuhkan respons kemanusiaan secara cepat. Dalam kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) turut mengerahkan tim tanggap bencana untuk melakukan assessment, koordinasi, serta menyiapkan sejumlah layanan bagi para penyintas.

BAZNAS mulai memberikan pelayanan sejak Sabtu, 15 Agustus 2026. Sebanyak 15 personel dikerahkan dalam tim respons yang terdiri atas personel BAZNAS RI, BAZNAS Nusa Tenggara Timur, BAZNAS Ngada, dan BAZNAS Nusa Tenggara Barat. Tim tersebut juga diperkuat oleh tenaga medis dari Rumah Sehat BAZNAS.

Untuk menunjang mobilitas dan pelaksanaan respons di wilayah terdampak, BAZNAS menyiapkan dua unit mobil rescue, satu unit mobil operasional, dan satu unit motor trail. Ketersediaan armada tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pergerakan tim menuju lokasi yang terdampak gempa.

BAZNAS Lakukan Assessment dan Koordinasi

Dalam tahap awal penanganan, BAZNAS melakukan assessment untuk memperoleh gambaran mengenai dampak gempa sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.

BAZNAS RI melakukan koordinasi dengan BAZNAS tingkat provinsi, kota, dan kabupaten setempat untuk menghimpun informasi mengenai kondisi masyarakat serta kebutuhan mendesak para penyintas. Langkah tersebut dilakukan agar respons yang diberikan dapat disesuaikan dengan situasi di lapangan.

Tim BAZNAS Tanggap Bencana kloter pertama juga telah tiba dari Jakarta di wilayah Manggarai Barat. Setelah tiba, tim melakukan koordinasi awal dengan Ketua BAZNAS Manggarai Barat untuk menggali informasi mengenai dampak bencana dan kebutuhan masyarakat.

Selain koordinasi internal, tim BAZNAS juga berkomunikasi dengan sejumlah pemangku kepentingan terkait untuk memperoleh informasi mengenai dampak gempa sekaligus menyusun rencana aksi penanganan bencana.

Sebelumnya, tim BAZNAS RI juga tercatat melakukan perjalanan menuju lokasi terdampak melalui jalur darat dengan menggunakan satu unit mobil rescue dan satu unit motor trail. Di lapangan, tim berkoordinasi dengan Ketua BAZNAS Manggarai Barat untuk mendapatkan informasi mengenai dampak dan kebutuhan para penyintas.

Sementara itu, tim dari BAZNAS Nusa Tenggara Barat telah bergerak menuju lokasi terdampak pada Sabtu malam melalui jalur darat.

Siapkan Tenda hingga Layanan Kesehatan

Setelah melakukan assessment, BAZNAS menyiapkan sejumlah rencana layanan untuk membantu masyarakat terdampak. Salah satunya adalah mendirikan tenda pengungsian bagi para penyintas yang membutuhkan tempat berlindung.

BAZNAS juga merencanakan pendirian dapur umum di sejumlah lokasi untuk memenuhi kebutuhan makanan masyarakat terdampak. Selain itu, kebutuhan dasar pengungsi seperti terpal, alas tidur, dan hygiene kit akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Di bidang kesehatan, BAZNAS menyiapkan layanan kesehatan, tenaga medis, dan obat-obatan. Layanan tersebut menjadi salah satu bentuk respons terhadap masyarakat yang terdampak, terutama di tengah kondisi pascabencana yang membutuhkan penanganan kesehatan secara cepat.

Rangkaian layanan tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan BAZNAS dalam membantu masyarakat yang terdampak gempa di NTT. Pelaksanaan layanan akan didasarkan pada hasil assessment dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait di wilayah terdampak.

Respons Kemanusiaan di Tengah Situasi Pascagempa

Dengan puluhan korban meninggal dunia, ratusan orang mengalami luka-luka, ribuan keluarga terdampak, serta ribuan rumah mengalami kerusakan, penanganan pascabencana di NTT membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Kehadiran BAZNAS melalui pengerahan personel, tenaga medis, armada rescue, assessment, hingga rencana pendirian tenda pengungsian dan dapur umum menjadi salah satu bagian dari upaya membantu masyarakat dalam menghadapi situasi darurat pascabencana.

Respons tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi antara lembaga kemanusiaan, pemerintah daerah, lembaga kebencanaan, dan masyarakat dalam memastikan kebutuhan para penyintas dapat terpenuhi.

BAZNAS juga membuka saluran donasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam membantu penanganan bencana. Rekening BSI 4964964969 atas nama BAZNAS Kota Sukabumi dapat digunakan sebagai salah satu informasi rekening donasi yang disampaikan dalam informasi tambahan terkait penggalangan bantuan.

Masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan diharapkan memastikan kembali informasi rekening dan kanal donasi melalui layanan resmi BAZNAS sebelum melakukan transfer. Dalam Situation Report BAZNAS per 17 Agustus 2026, BAZNAS juga mencantumkan layanan informasi Pusdalops BAZNAS Tanggap Bencana serta layanan konfirmasi donasi.

Penanganan terhadap masyarakat terdampak gempa NTT masih membutuhkan perhatian dan dukungan berkelanjutan. Assessment di lapangan menjadi langkah awal untuk memastikan bantuan yang diberikan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat, sementara rencana layanan BAZNAS diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar, tempat berlindung, pangan, serta layanan kesehatan bagi para penyintas.

Informasi kontak BAZNAS Tanggap Bencana:
Petugas Respons, Taufiq Hidayat: 0813 8640 7573

Layanan Donasi:

PIC, Faiz Abdul Malik: 081111112807

Dompet Bencana dan Kemanusiaan:
BSI: 4964964969
a.n. BAZNAS Kota Sukabumi

Share

Baca Juga

Artikel
Agama Mengajarkan Ibadah, Tapi Mengapa Kita Masih Harus Belajar Menjadi Manusia?
10 Sep 2026
Artikel
7 Pelajaran Berharga tentang Harta, Waktu, dan Kehidupan
10 Sep 2026
Artikel
5 Alasan Mengapa Bantuan Saja Tidak Cukup untuk Mengatasi Kemiskinan
10 Sep 2026
Artikel
Ketika Harta Menjadi Ujian: Sudahkah Kita Menunaikan Zakat?
10 Sep 2026
Artikel
Mengapa Kita Selalu Merasa Kurang Setelah Melihat Hidup Orang Lain?
09 Sep 2026
Artikel
7 Pesan Islam tentang Berbagi yang Menguatkan Hati
09 Sep 2026
BAZNAS Gedung Islamik Center, Jl. Veteran II No.2, Gunungparang, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43111
(0266) 6245222

Kenali Kami

  • Tentang Kami
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami

Layanan

  • Rekening Zakat
  • Konfirmasi Donasi
  • Kalkulator
  • Channel Pembayaran
  • Jemput Zakat

Donasi

  • Program
  • Zakat
  • Infak
  • Fidyah

Ikuti Kami

  • Baznas Kota Sukabumi
  • Baznas Kota Sukabumi
  • Baznas Kota Sukabumi
  • Baznas Kota Sukabumi
© 2026 - Baznas Kota Sukabumi