BAZNAS
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Program
    • Laporan
    • Kontak Kami
    • Pengaduan
  • PPID
  • Layanan
    • Rekening Zakat
    • Kalkulator Zakat
    • Konfirmasi Donasi
    • Channel Pembayaran
    • Jemput Zakat
  • Kabar
    • Semua
    • Artikel
    • Cerita Aksi
    • Press Release
  • Donasi
    • Kemanusiaan
    • Kesehatan
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Dakwah
  • ZAKAT
  • INFAK
  • FIDYAH
BAZNAS
  • Infak
  • Zakat
  • Fidyah
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Program
    • Laporan
    • Kontak Kami
    • Pengaduan
  • PPID
  • Layanan
    • Rekening Zakat
    • Kalkulator Zakat
    • Konfirmasi Donasi
    • Channel Pembayaran
    • Jemput Zakat
  • Kabar
    • Semua
    • Artikel
    • Cerita Aksi
    • Press Release
  • Donasi
    • Bantuan Sosial
    • Tunaikan Sedekah Terbaikmu Hari Ini

Cara Jaga Lisan dari Ghibah di Era Digital

31 Jul 2026
Artikel
Cara Jaga Lisan dari Ghibah di Era Digital

Cara Jaga Lisan dari Ghibah di Era Digital: Bijak Bermedia Sosial, Selamat Dunia Akhirat

Di era digital seperti sekarang, menjaga lisan tidak lagi hanya tentang apa yang kita ucapkan secara langsung. Jari-jari yang mengetik komentar, membagikan unggahan, atau meneruskan pesan di grup media sosial juga termasuk bagian dari lisan yang akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

Tanpa disadari, banyak orang terjerumus dalam ghibah melalui media digital. Mulai dari membicarakan aib seseorang di grup WhatsApp, memberikan komentar negatif di media sosial, hingga menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Oleh karena itu, umat Islam perlu lebih berhati-hati agar tidak terjebak dalam dosa yang dapat mengurangi pahala dan merusak hubungan sesama manusia.

 

Apa Itu Ghibah?

Ghibah adalah membicarakan keburukan atau aib seseorang di belakangnya, meskipun apa yang dibicarakan tersebut benar adanya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ؟ قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ، قَالَ ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ

Para sahabat bertanya, “Apakah ghibah itu?” Rasulullah ﷺ bersabda, “Engkau menyebut tentang saudaramu sesuatu yang tidak ia sukai.”
(HR. Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa ghibah bukan hanya fitnah atau kebohongan. Bahkan ketika informasi yang disampaikan benar sekalipun, jika orang tersebut tidak menyukainya untuk dibicarakan, maka termasuk ghibah.

Bahaya Ghibah Menurut Al-Qur’an

Islam memberikan peringatan keras terhadap perilaku ghibah.

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”
(QS. Al-Hujurat: 12)

Perumpamaan memakan bangkai saudara sendiri menunjukkan betapa buruk dan hinanya perbuatan ghibah di sisi Allah SWT.

Mengapa Ghibah Semakin Mudah Terjadi di Era Digital?

Media Sosial Membuat Informasi Menyebar Cepat

Satu komentar negatif dapat dibaca ribuan orang dalam hitungan menit. Satu unggahan yang berisi aib seseorang dapat tersebar luas tanpa bisa ditarik kembali.

Grup Percakapan Sering Menjadi Tempat Ghibah

Tidak sedikit percakapan di grup media sosial berubah menjadi ajang membicarakan keburukan orang lain. Padahal setiap pesan yang dikirim akan menjadi catatan amal yang kelak dipertanggungjawabkan.

Anonimitas Membuat Orang Merasa Aman

Sebagian orang merasa bebas berkomentar kasar atau membicarakan orang lain karena menggunakan akun anonim. Namun, tidak ada satu pun perbuatan yang luput dari pengawasan Allah SWT.

Cara Menjaga Lisan dari Ghibah di Era Digital

Berpikir Sebelum Mengetik

Sebelum mengirim pesan atau komentar, tanyakan pada diri sendiri:

  • Apakah informasi ini benar?
  • Apakah bermanfaat?
  • Apakah akan menyakiti orang lain?
  • Apakah Allah ridha dengan apa yang saya tulis?

Jika ragu, lebih baik diam.

Hindari Menyebarkan Aib Orang Lain

Tidak semua hal yang kita ketahui harus dibagikan. Menutupi aib sesama Muslim adalah salah satu akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Isi Media Sosial dengan Kebaikan

Gunakan media sosial untuk menyebarkan ilmu, inspirasi, motivasi, dan ajakan berbuat baik. Dengan demikian, jejak digital kita menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Perbanyak Dzikir dan Muhasabah

Orang yang sering mengingat Allah akan lebih berhati-hati dalam berbicara maupun menulis. Luangkan waktu setiap hari untuk mengevaluasi apa saja yang telah kita unggah, komentari, dan bagikan.

Jadikan Jari-Jemari Sebagai Jalan Kebaikan

Di era digital, satu klik dapat menjadi sumber pahala atau sumber dosa. Ketika kita menyebarkan kebaikan, mengingatkan dalam kebenaran, dan membantu sesama, maka teknologi menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sebaliknya, ketika media sosial digunakan untuk menyebarkan kebencian, fitnah, dan ghibah, maka ia dapat menjadi penyebab kerugian besar di akhirat.

Karena itu, mari jadikan setiap kata yang kita tulis sebagai bentuk ibadah dan sarana menebar manfaat bagi sesama.

Bersihkan Hati dengan Berbagi Bersama BAZNAS Kota Sukabumi

Salah satu cara melembutkan hati dan menjauhkan diri dari kebiasaan buruk seperti ghibah adalah memperbanyak amal saleh. Ketika hati sibuk membantu sesama, kita akan lebih sedikit membicarakan kekurangan orang lain.

Hari ini masih banyak saudara kita yang membutuhkan bantuan untuk pendidikan, kesehatan, kebutuhan pangan, kemanusiaan, serta pemberdayaan ekonomi. Mereka menunggu uluran tangan dari orang-orang baik seperti Anda.

Yuk, salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi, karena setiap kebaikan yang diniatkan karena Allah akan menjadi bekal terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat.

Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah sekarang melalui:

👉 https://kotasukabumi.baznas.go.id/bayarzakat

Semoga Allah SWT membimbing kita untuk selalu memperbaiki ibadah, menambah ilmu, mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ, dan menjadikan setiap amal yang kita lakukan sebagai bekal terbaik menuju ridha-Nya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

untuk melihat artikel lainnya KLIK DISINI

Share

Baca Juga

Uncategorized
Kunci Tenang Hati dengan Dzikir Harian: Rahasia Ketenangan yang Sering Dilupakan
31 Jul 2026
Artikel
Indahnya Berbagi Rezeki Lewat Sedekah Subuh
31 Jul 2026
Artikel
Indahnya Memaafkan: Menjernihkan Hati dari Rasa Dengki
31 Jul 2026
Uncategorized
Kebaikan yang Kamu Anggap Biasa Bisa Sangat Besar di Sisi Allah
27 Jul 2026
Artikel
Jangan Pernah Merasa Rugi Saat Berbuat Baik, Karena Allah Tidak Pernah Salah Menghitung
27 Jul 2026
Artikel
Satu Pertanyaan yang Perlu Dijawab Sebelum Beribadah
27 Jul 2026
BAZNAS Gedung Islamik Center, Jl. Veteran II No.2, Gunungparang, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43111
(0266) 6245222

Kenali Kami

  • Tentang Kami
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami

Layanan

  • Rekening Zakat
  • Konfirmasi Donasi
  • Kalkulator
  • Channel Pembayaran
  • Jemput Zakat

Donasi

  • Program
  • Zakat
  • Infak
  • Fidyah

Ikuti Kami

  • Baznas Kota Sukabumi
  • Baznas Kota Sukabumi
  • Baznas Kota Sukabumi
  • Baznas Kota Sukabumi
© 2026 - Baznas Kota Sukabumi