BAZNAS
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Program
    • Laporan
    • Kontak Kami
    • Pengaduan
  • PPID
  • Layanan
    • Rekening Zakat
    • Kalkulator Zakat
    • Konfirmasi Donasi
    • Channel Pembayaran
    • Jemput Zakat
  • Kabar
    • Semua
    • Artikel
    • Cerita Aksi
    • Press Release
  • Donasi
    • Kemanusiaan
    • Kesehatan
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Dakwah
  • ZAKAT
  • INFAK
  • FIDYAH
BAZNAS
  • Infak
  • Zakat
  • Fidyah
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Program
    • Laporan
    • Kontak Kami
    • Pengaduan
  • PPID
  • Layanan
    • Rekening Zakat
    • Kalkulator Zakat
    • Konfirmasi Donasi
    • Channel Pembayaran
    • Jemput Zakat
  • Kabar
    • Semua
    • Artikel
    • Cerita Aksi
    • Press Release
  • Donasi
    • Bantuan Sosial
    • Tunaikan Sedekah Terbaikmu Hari Ini

Ibadah yang Benar Bukan Soal Kebiasaan, Tapi Soal Mengikuti Tuntunan Rasulullah ﷺ. Apakah Kamu Salah Satunya?

24 Jul 2026
Artikel
Ibadah yang Benar Bukan Soal Kebiasaan, Tapi Soal Mengikuti Tuntunan Rasulullah ﷺ. Apakah Kamu Salah Satunya?

Ibadah yang Benar Bukan Soal Kebiasaan, Tapi Soal Mengikuti Tuntunan Rasulullah ﷺ. Apakah Kamu Salah Satunya?

Pertanyaan ini sangat penting. Sebab, dalam Islam, ibadah bukan sekadar rutinitas yang dilakukan setiap hari. Ibadah adalah bentuk penghambaan kepada Allah SWT yang harus dilaksanakan dengan ikhlas dan sesuai tuntunan Nabi Muhammad ﷺ. Niat yang baik saja belum cukup jika tata cara ibadah tidak sesuai dengan syariat yang telah diajarkan.

Banyak orang rajin salat, berpuasa, membaca Al-Qur’an, bahkan bersedekah. Namun, tanpa disadari masih ada kesalahan-kesalahan dalam pelaksanaannya karena kurangnya ilmu. Inilah mengapa Islam sangat menekankan pentingnya belajar sebelum beramal.

Mengapa Ibadah Harus Mengikuti Tuntunan Rasulullah ﷺ?

Allah SWT tidak membiarkan manusia beribadah sesuai keinginannya masing-masing. Sebaliknya, Allah mengutus Rasulullah ﷺ sebagai teladan agar umat Islam memiliki contoh yang benar dalam menjalankan agama.

Allah SWT berfirman:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat serta banyak mengingat Allah.”

(QS. Al-Ahzab: 21)

Ayat ini menegaskan bahwa Rasulullah ﷺ adalah contoh terbaik dalam seluruh aspek kehidupan, mulai dari akhlak, muamalah, hingga tata cara beribadah. Oleh karena itu, seorang Muslim tidak cukup hanya berkata, “Saya sudah biasa melakukannya.” Yang lebih penting adalah bertanya, “Apakah Rasulullah ﷺ juga melakukannya seperti ini?”

Kebiasaan Tidak Selalu Sama dengan Sunnah

Di berbagai daerah terdapat tradisi keagamaan yang berkembang dari generasi ke generasi. Sebagian tradisi selaras dengan syariat, tetapi ada pula yang perlu dikaji kembali berdasarkan Al-Qur’an dan hadis.

Misalnya, ada orang yang salat dengan gerakan yang terburu-buru karena sejak kecil melihat orang di sekitarnya seperti itu. Ada pula yang berwudu tanpa menyempurnakan basuhan karena menganggap cukup sekadar terkena air. Bahkan ada yang melaksanakan suatu amalan tertentu tanpa mengetahui dalilnya.

Islam mengajarkan agar setiap amal memiliki landasan ilmu. Rasulullah ﷺ tidak pernah melarang umatnya belajar, bahkan beliau mendorong umatnya untuk terus mencari ilmu hingga akhir hayat.

Benar Bukan soal kebiasaan, tapi soal mengikuti tuntutnan rasulallah
BAZNAS Kota Sukabumi

Rasulullah ﷺ Mengajarkan Tata Cara Ibadah Secara Detail

Dalam urusan salat, Rasulullah ﷺ memberikan petunjuk yang sangat jelas.

Beliau bersabda:

صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي

“Salatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku salat.”

(HR. Bukhari No. 631)

Hadis ini menjadi prinsip utama bahwa tata cara salat harus mengikuti contoh Rasulullah ﷺ, bukan mengikuti kebiasaan masyarakat semata.

Begitu pula dalam wudu, puasa, zakat, haji, hingga adab sehari-hari. Rasulullah ﷺ telah memberikan contoh yang lengkap sehingga umat Islam tidak perlu membuat tata cara baru yang tidak memiliki dasar.

Tanda-Tanda Ibadah yang Perlu Diperbaiki

Agar lebih mudah melakukan evaluasi diri, berikut beberapa tanda bahwa ibadah kita mungkin masih perlu diperbaiki:

  • Beribadah hanya karena sudah terbiasa, bukan karena memahami ilmunya.
  • Tidak mengetahui dalil atau dasar dari amalan yang dilakukan.
  • Salat dilakukan terburu-buru tanpa thuma’ninah.
  • Wudu tidak sempurna sehingga ada anggota tubuh yang tidak terkena air.
  • Lebih sibuk memperhatikan amalan orang lain daripada memperbaiki diri sendiri.
  • Jarang menghadiri majelis ilmu atau membaca referensi Islam yang terpercaya.

Jika salah satu poin di atas pernah kita alami, jangan berkecil hati. Justru itulah kesempatan terbaik untuk memperbaiki kualitas ibadah.

Ilmu adalah Pondasi Amal

Para ulama menjelaskan bahwa ilmu harus didahulukan sebelum beramal. Dengan ilmu, seseorang mengetahui mana yang wajib, sunnah, makruh, bahkan mana yang harus dihindari.

Allah SWT berfirman:

فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.”

(QS. An-Nahl: 43)

Karena itu, jangan pernah malu untuk belajar. Mengikuti kajian, membaca buku-buku karya ulama yang terpercaya, serta mempelajari hadis-hadis sahih adalah langkah nyata untuk memperbaiki kualitas ibadah.

Jangan Hanya Memperbanyak Amal, Perbaiki Juga Kualitasnya

Sering kali seseorang berlomba-lomba memperbanyak ibadah sunnah, tetapi lupa memperbaiki kualitas ibadah wajibnya. Padahal, Allah SWT lebih mencintai amal yang benar daripada amal yang banyak tetapi tidak sesuai tuntunan.

Mulailah dari hal-hal sederhana. Perbaiki wudu, sempurnakan salat, luruskan niat, perbanyak zikir, dan jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Dengan begitu, setiap ibadah yang dilakukan akan terasa lebih khusyuk dan bermakna.

Mengikuti Sunnah Juga Berarti Peduli kepada Sesama

Meneladani Rasulullah ﷺ bukan hanya terlihat saat salat di masjid, tetapi juga dari kepedulian kepada orang lain. Rasulullah ﷺ dikenal sebagai pribadi yang paling dermawan. Beliau tidak pernah menunda membantu fakir miskin, anak yatim, maupun orang yang sedang mengalami kesulitan.

Karena itu, salah satu bentuk mengikuti sunnah adalah dengan menunaikan zakat, memperbanyak infak, dan membiasakan sedekah. Harta yang Allah titipkan kepada kita memiliki hak orang lain yang harus ditunaikan.

Allah SWT berfirman:

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ

“Dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat.”

(QS. Al-Baqarah: 43)

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Melalui BAZNAS Kota Sukabumi

Mari sempurnakan ibadah kita, bukan hanya dengan memperbaiki tata cara salat, wudu, dan amalan lainnya, tetapi juga dengan berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Salurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi, lembaga resmi yang amanah dan profesional dalam mengelola dana umat. Setiap rupiah yang Anda titipkan akan disalurkan untuk membantu fakir miskin, anak yatim, pendidikan, layanan kesehatan, program kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah sekarang melalui:

👉 https://kotasukabumi.baznas.go.id/bayarzakat

Semoga Allah SWT membimbing kita untuk selalu memperbaiki ibadah, menambah ilmu, mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ, dan menjadikan setiap amal yang kita lakukan sebagai bekal terbaik menuju ridha-Nya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

untuk melihat artikel lainnya KLIK DISINI

Share

Baca Juga

Artikel
Tahukah Anda? Tidak Semua Orang Paham Cara Sujud Tilawah yang Benar
24 Jul 2026
Artikel
Sebelum Terlambat, Pelajari Tata Cara Wudu yang Sesuai Sunnah
24 Jul 2026
Artikel
Salat Dhuha yang Benar Bukan Sekadar 2 Rakaat, Ini Panduan Lengkapnya
24 Jul 2026
Artikel
99% Muslim Pernah Melakukan Kesalahan Ibadah Ini. Apakah Kamu Salah Satunya?
24 Jul 2026
Artikel
Jangan Hanya Salat Wajib, Lengkapi Ibadahmu dengan Sholat Sunnah
22 Jul 2026
Artikel
Satu Pertanyaan yang Perlu Dijawab Sebelum Beribadah
22 Jul 2026
BAZNAS Gedung Islamik Center, Jl. Veteran II No.2, Gunungparang, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43111
(0266) 6245222

Kenali Kami

  • Tentang Kami
  • Syarat & Ketentuan
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi Kami

Layanan

  • Rekening Zakat
  • Konfirmasi Donasi
  • Kalkulator
  • Channel Pembayaran
  • Jemput Zakat

Donasi

  • Program
  • Zakat
  • Infak
  • Fidyah

Ikuti Kami

  • Baznas Kota Sukabumi
  • Baznas Kota Sukabumi
  • Baznas Kota Sukabumi
  • Baznas Kota Sukabumi
© 2026 - Baznas Kota Sukabumi